REVIEW FILM LAMB (2021)

 Review Film Lamb (2021)

Lamb adalah sebuah film bergenre drama horror dan fantasi asal Islandia yang disutradarai oleh Valdimar Jóhannsson dan diproduksi oleh studio yang dikenal dengan film-film art-housenya yaitu A24. Film ini sendiri mengisahkan tentang seorang pasangan suami istri bernama Maria dan Ingvar yang tinggal di sebuah peternakan terpencil di Islandia. Keduanya dirundung oleh rasa duka yang berlarut-larut atas kematian putrinya, hingga pada suatu hari sebuah hal yang tak diduga terjadi ketika mereka membantu salah satu dombanya melahirkan. Keduanya menemukan kejanggalan pada bayi domba tersebut, di mana separuh badannya berbentuk manusia normal namun kepalanya tetap berwujud domba. Mereka akhirnya merawat bayi tersebut seperti anak kandung sendiri dan menamainya Ada.

Lamb adalah film dengan pacing yang sangat lambat, yang mana hampir 90% durasi film hanya menampilkan aktifitas Maria dan Ingvar di peternakan. Beberapa konflik juga sebatas perbincangan antar kedua tokoh baik Maria, Ingvar, maupun saudara dari Ingvar, Petur, yang mengetahui hal aneh yang terjadi di rumah itu ketika ia datang untuk menginap. Beberapa kali suspense juga dibangun pada durasi-durasi tertentu, polanya berupa visual yang menampilkan domba-domba di peternakan serta anjing dan kucing yang dipelihara oleh Maria dan Ingvar bersikap lebih agresif dan waspada ketika mengetahui sesuatu yang mencurigakan tengah datang di antara mereka. Di film Lamb para hewan tersebut memiliki sensitifitas yang lebih tinggi daripada manusia.

Sedari awal sebenarnya penonton digiring untuk menebak-nebak masalah apa yang akan menimpa keluarga ini, lalu apa sebenarnya ancaman yang mengintai mereka. Beberapa kali kita diperlihatkan dengan sosok Ada kecil yang bertingkah aneh maupun hal-hal lain yang membuat penonton penasaran terhadap sosok anak berkepala domba ini. Ketika Ada sedang berada dengan seseorang pada satu frame yang sama, seolah-olah sesuatu hal besar akan terjadi. Adegan-adegan inilah yang membuat penonton harus menebak apakah ancaman Ingvar dan Maria datang dari sosok Ada, atau dari sosok lain di luar peternakan mereka. Semua itu akan terjawab pada bagian terakhir film ini.

Perasaan yang dibangun di film Lamb ini merupakan rasa berkabung dan terisolasi yang sangat kental dan dapat kita rasakan sejak awal film. Melalui latar tempat dan waktu yang sedemikian rupa, serta dialog-dialog antar tokoh yang kerap kali menyinggung kebahagiaan di masa lalu mereka, penonton diajak untuk memasuki masalah dan situasi yang sedang dihadapi keduanya saat itu. Kelahiran dari Ada merupakan sebuah berkah bagi mereka yang dapat menutupi luka lama, terutama bagi Maria sebagai sosok ibu yang merasa depresi. Oleh karena itu film Lamb juga menyoroti konflik dari Maria dan ibu kandung (domba) dari Ada. Sebagai gambaran seorang ibu, keduanya berebut untuk saling memiliki dan mengasuh si bayi Ada.

Ditinjau dari sinematografinya dan suspense yang tadi sudah gua bahas, film Lamb sering kali menampilkan gambar dengan tipe shot extreme long shot yang memperlihatkan tokoh yang terlihat kecil di antara hamparan pegunungan dan padang rumput hijau yang luas di Islandia, hal ini memperkuat kesan ancaman dapat hadir dari sisi manapun di tempat itu dan misteri mengenai apa yang sebenarnya bersembunyi di antara mereka. Selain extreme long shot, film ini juga lumayan banyak menampilkan gambar backshot dari Ingvar maupun Maria yang akan memberikan kesan bahwa sesuatu sedang terjadi dan akan datang dari belakang mereka secara diam-diam. Dan satu lagi yang paling sering disorot adalah shot jendela, di mana jendela menjadi hal yang krusial yang mewakili area luar dan area dalam rumah yang memisahkan antara rasa aman dan ancaman.

Kesimpulannya adalah bagi kalian yang menyukai film-film horror atmosferik dengan tempo yang lambat, mungkin film Lamb cocok untuk kalian nikmati apabila kalian bosan menyaksikan film-film horror Hollywood atau Indonesia yang penuh dengan jump scare dan hantu-hantu berwajah rusak yang muncul tiap lima menit sekali. Dengan menyaksikan film Lamb, kalian akan mendapatkan sebuah film yang membahas hubungan manusia dan alam, suasana baru yang janggal, creepy, dan unik untuk disaksikan.

Terima kasih telah membaca review ini. Jangan lupa follow instagram gua @im.amru dan Subscribe Youtube gua: Daffa Amrullah


Comments