REVIEW : DEFENDING JACOB (2020)

REVIEW : DEFENDING JACOB (2020)

Defending Jacob adalah sebuah miniseries drama crime yang dirilis oleh Apple TV+ berdasarkan novel Best Seller berjudul sama yang ditulis oleh William Landay, dan disutradarai oleh Morten Tyldum. Terbagi menjadi 8 episode dalam durasi sekitar 45-53 menit serta dibintangi oleh Chris Evans, Michelle Dockery, dan Jaeden Martell. Defending Jacob berkisah seputar pemecahan kasus pembunuhan yang ditudingkan kepada seorang remaja  berumur 14 tahun bernama Jacob Barber (Jaeden Martell) serta bagaimana misteri-misteri yang tersembunyi di balik kasus tersebut. 

Miniseries ini akan membawa penonton kepada sebuah kasus yang cukup pelik dengan minimnya barang bukti yang ditemukan, serta kecurigaan yang kerap kali dilayangkan kepada seorang Jacob Barber. Selain itu kita dapat melihat bagaimana kondisi psikologis yang dialami oleh semua karakter yang berkaitan, mulai dari keluarga korban hingga keluarga Barber itu sendiri. Kasus pembunuhan yang didakwakan kepada anak di bawah umur tentunya sangat menggemparkan keadaan sekitar bahkan menimbulkan dampak ketakutan dan kecurigaan besar-besaran yang muncul melalui realitas di dunia nyata maupun media sosial. Ditambah lagi situasi semakin rumit dikarenakan Andy Barber (Chris Evans) selaku ayah Jacob merupakan asisten DA yang sebelumnya menangani kasus tersebut malah harus berbalik untuk mempertahankan anak kesayangannya sendiri agar tidak dijebloskan ke dalam penjara. 


Tiap-tiap episode dari Defending Jacob memberikan petunjuk-petunjuk mengenai siapa pembunuh dari Ben Rifkin yang dikilas balikkan dengan peristiwa-peristiwa terkait sebelum kejadian tersebut. Di sisi lain tidak semua berputar mengenai kasus pembunuhan itu sendiri, kita juga akan diajak melihat bagaimana kondisi keluarga Barber yang sangat terpukul akibat dakwaan tersebut, menyelami lebih dalam prilaku keseharian dan masa kecil Jacob yang memiliki keanehan untuk menemukan jawaban dakwaan tersebut, hingga berbagai macam teror, campakan dan berbagai situasi sulit yang kerap kali dialami oleh kerluarga tersebut. Defending Jacob sangat memberikan kekuatan pada rasa kasih sayang orang tua terhadap anaknya serta bagaimana rasa tanggung jawab dari Andy Barber untuk mencari siapa pembunuh korban yang sebenarnya selaku penegak hukum. Pada titik tertentu kita akan menemui rasa dilema dari seorang Andy Barber terkait dengan asal-usul keluarganya yang akhirnya terseret ke dalam kasus ini serta rasa putus asa dari Laurie Barber (Michelle Dockery) sebagai seorang ibu yang mengalami mental breakdown karena tekanan yang bertubi-tubi.


Kali ini kita akan melihat Chris Evans lepas dari peran ikoniknya sebagai Captain America selama bertahun-tahun dan bertransformasi sebagai sosok seorang ayah yang humanis serta seorang anak yang juga memiliki trauma di masa lalunya karena sosok ayah yang buruk (diperankan oleh J.K. Simmons), selain itu Michelle Dockery juga sangat berperan penting dalam mengimbangi Evans sebagai orang tua, ia mampu menyajikan bagaimana rasa emosional yang kerap kali berubah-ubah seiring naik turunnya rasa percaya terhadap putranya sendiri dikarenakan ia adalah sosok yang mengetahui dan membesarkan Jacob. Yang tidak kalah mencuri perhatian adalah Jaeden Martell yang dalam diamnya memberikan kecurigaan besar namun tetap menguatkan kesan innocent. Martell mampu menjadi titik pusat yang membolak-balikkan keadaan antara percaya atau tidak percaya dari perspektif semua orang yang terlibat dalam kasus Jacob Barber, ketiganya berhasil menyuguhkan kita sebuah keluarga yang saling berangkulan satu sama lain untuk bahagia namun tetap memendam rasa kecurigaan di baliknya.


Secara keseluruhan, Defending Jacob adalah miniseries yang menarik untuk diikuti karena alurnya yang tidak terlalu bertele-tele untuk sebuah kasus pembunuhan dikarenakan memang disajikan hanya dalam 8 episodes, selain itu penonton tidak hanya akan di arahkan ke dalam kasus yang monoton melainkan ikut menelusuri keseluruhan cerita di balik karakter-karakter dan kesaksian mereka. Series ini mungkin akan disukai oleh kalian yang ketinggalan sebuah acara TV dan tidak ingin menghabiskan berjam-jam untuk mengikuti series yang memiliki season-season panjang dengan banyak episodes.

Comments